-->
Nafiun.com

Jurnal, Artikel Ilmiah, Referensi, Sains, Teknologi, Materi Pelajaran, Cerita Rakyat, Dongeng.

Saturday, August 31, 2013

Deret Keradioaktifan dan Rumus Waktu Paruh, Contoh Soal, Laju Peluruhan, Kimia

Deret Keradioaktifan dan Rumus Waktu Paruh, Contoh Soal, Laju Peluruhan, Kimia - Deret keradioaktifan merupakan kelompok unsur yang terbentuk dari satu nuklida radioaktif yang berturut-turut memancarkan partikel alfa atau partikel beta. Pada setiap pancaran radiasi terbentuk atom dari unsur yang berlainan. Deret ini dimulai dari unsur induk yang meluruh terus menerus membentuk atom baru sehingga akhirnya membentuk atom yang tidak radioaktif.

1. Deret Keradioaktifan

Ada tiga deret keradioaktifan alam yaitu deret thorium, deret uranium, dan deret aktinium. Deret thorium dan deret uranium diberi nama sesuai dengan nama anggota yang mempunyai waktu paro terpanjang yaitu berturut-turut 1,39 x 1010 dan 4,51 x 109 tahun. Deret aktinium dimulai dari unsur uranium (U-235) dengan waktu paruh 7,1 × 108 tahun. Deret keradioaktifan yang keempat adalah deret keradioaktifan buatan yang disebut deret neptunium. Unsur induk deret neptunium adalah neptunium dengan waktu paruh 2,20 x 106 tahun. Perhatikan Tabel 1!

Tabel 1. Deret Radioaktif

Nama Deret
Unsur Induk
Berakhir
Jenis
Uranium (alam)
 
 
4n + 2
Thorium (alam)
 
 
4n
Aktinium (alam)
 
 
4n + 3
Neptunium (buatan)
 
 
4n + 1

2. Waktu Paruh (Half Life)

Proses peluruhan atom radioaktif sebenarnya merupakan kejadian yang bersifat acak. Akan tetapi jika jumlah atom radioaktif sangat besar maka peristiwa peluruhan tersebut dapat dijelaskan seperti berikut.

Dalam peluruhan radioaktif mengikuti hukum laju reaksi orde kesatu, artinya laju peluruhan berbanding lurus dengan jumlah atom radioaktif yang tertinggal. Dengan demikian laju peluruhan radioaktif setiap waktu (t) dapat dirumuskan seperti berikut.

Laju peluruhan = λ[N] .............(1)

Keterangan :

λ = tetapan laju peluruhan
N = banyaknya inti radioaktif

Hasil integrasi dari persamaan 1 adalah seperti berikut.

N = N.e−λ.t .................(2)

Jika t = t½ maka konsentrasi [Nt] adalah ½[N0]. Oleh karena itu besarnya t½ atau waktu paruh dapat ditentukan seperti berikut.
waktu paruh

Keterangan:

N0 = jumlah zat radioaktif mula-mula
Nt = jumlah zat radioaktif yang masih tersisa pada waktu t
T½ = waktu paruh

Contoh Soal 1 :

Waktu paruh peluruhan unsur radioaktif Bi-210 adalah 5,0 hari. Hitung :

a. tetapan peluruhan (dalam s-1),
b. waktu yang diperlukan agar 0,016 mg Bi-210 meluruh menjadi 0,001 mg!

Penyelesaian :

Diketahui : 

T½ = 5 hari
Nt = 0,001 mg
N0 = 0,016 mg

Ditanya : 

a. λ ... ?
b. t ... ?

Jawaban :
tetapan peluruhan

Contoh Soal 2 :

Hitung berapa persen cuplikan  yang tinggal setelah 3 tahun, jika waktu paruh  adalah 5,26 tahun!

Penyelesaian:

Diketahui : 

T½ = 5,26 tahun
t = 3 tahun

Ditanya : % Nt ...?

cuplikan waktu paruh

Jika N0 dianggap 100% maka cuplikan  yang tinggal adalah 67,3%.

Anda sekarang sudah mengetahui Deret Keradioaktifan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Sukmanawati, W. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/ MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 266.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Deret Keradioaktifan dan Rumus Waktu Paruh, Contoh Soal, Laju Peluruhan, Kimia

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.