-->
Nafiun.com

Jurnal, Artikel Ilmiah, Referensi, Sains, Teknologi, Materi Pelajaran, Cerita Rakyat, Dongeng.

Thursday, June 20, 2013

Orde Reaksi 0 1 2 Nol Satu Dua, Negatif, Persamaan Laju Reaksi, Pengertian, Grafik, Rumus, Contoh Soal, Pembahasan, Kimia

Orde Reaksi 0 1 2 Nol Satu Dua, Negatif, Persamaan Laju Reaksi, Pengertian, Grafik, Rumus, Contoh Soal, Pembahasan, Kimia - Pada umumnya hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi zat-zat pereaksi hanya diturunkan dari data eksperimen. Orde reaksi adalah Bilangan pangkat yang menyatakan hubungan konsentrasi zat pereaksi dengan laju reaksi. Untuk reaksi aA + bB  cC + dD, persamaan laju reaksi ditulis:

r = k[A]m.[B]n

Keterangan :

r = laju reaksi
k = tetapan laju reaksi
[A] = konsentrasi zat A dalam mol per liter
[B] = konsentrasi zat B dalam mol per liter
m = orde reaksi terhadap zat A
n = orde reaksi terhadap zat B

Beberapa contoh reaksi dan rumus laju reaksi yang diperoleh dari hasil eksperimen dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Contoh beberapa reaksi dan rumus laju reaksinya

Reaksi
Rumus Laju Reaksi
2H2(g) + 2NO(g) 2H2O(g) + N2(g)
r = k[H2][NO]2
H2(g) + I2(g) 2HI(g)
r = k[H2][I2]
2HI(g) H2(g) + I2(g)
r = k[HI]2
2H2(g) + SO2(g) 2H2O(g) + S(g)
r = k[H2][SO2]
2H2O2(aq) 2H2O(l) + O2(g)
r = k[H2O2]2
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Orde reaksi dapat ditentukan dari persamaan laju reaksi. Misalnya, pada reaksi :

2H2(g) + 2NO(g)  2H2O(g) + N2(g)

dengan persamaan laju reaksi :

r = k[H2][NO]2

orde reaksi terhadap H2 = orde satu, orde reaksi terhadap NO = orde dua, dan orde reaksi total adalah tiga. Untuk lebih memahami cara menentukan orde reaksi dan rumus laju reaksi, perhatikan contoh soal berikut.

Contoh Soal Orde Reaksi (1) :

Gas nitrogen oksida dan gas klor bereaksi pada suhu 300 K menurut persamaan

2NO(g) + Cl2(g) ↔ 2NOCl(g)

Laju reaksi diikuti dengan mengukur pertambahan konsentrasi NOCl dan diperoleh data sebagai berikut.

Percobaan
[Cl2]
mol L–1
[NO]
mol L–1
Laju Pembentukan NOCl
(mol L–1 detik–1)
1
0,10
0,10
0,0001
2
0,10
0,20
0,0004
3
0,10
0,30
0,0009
4
0,20
0,10
0,0002
5
0,30
0,10
0,0003

a. Tentukan orde reaksi terhadap NO, terhadap Cl2, dan orde reaksi total!
b. Tulis rumus laju reaksi.
c. Hitung harga k.

Penyelesaian :

a Orde reaksi terhadap NO (gunakan data nomor 1 dan 2)
orde reaksi NO
Jadi, orde reaksi terhadap NO adalah 2.

Bandingkan hasilnya bila kamu menggunakan data nomor 1 dengan 3 atau 2 dengan 3.

Orde reaksi terhadap Cl2 (gunakan data nomor 1 dan 4)
orde reaksi Cl2
Jadi, orde reaksi terhadap Cl2 adalah 1.

Orde reaksi total = m + n = 1 + 2 = 3.

b. Rumus laju reaksi yaitu: r = k[Cl2][NO]2
c. Untuk menghitung k dapat menggunakan salah satu data, misalnya data nomor 5.

tetapan kecepatan reaksi

Orde reaksi dapat juga ditentukan melalui kecenderungan dari data suatu percobaan yang digambarkan dengan grafik. Berikut ini dijelaskan penentuan orde reaksi melalui grafik.

1. Grafik Orde Reaksi 0 Nol

Laju reaksi tidak dipengaruhi oleh besarnya konsentrasi pereaksi. Persamaan laju reaksinya ditulis:

r = k[A]0

Bilangan dipangkatkan nol sama dengan satu sehingga persamaan laju reaksi menjadi :

 k.

Jadi, reaksi dengan laju tetap mempunyai orde reaksi nol. Grafiknya digambarkan seperti Gambar 1.
Orde Reaksi 0 Nol
Gambar 1. Grafik Hubungan kecepatan dengan konsentrasi (Orde Reaksi 0 (Nol)).
Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde nol, jika besarnya laju reaksi tersebut tidak dipengaruhi oleh konsentrasi pereaksi. Artinya, seberapapun peningkatan konsentrasi pereaksi tidak akan mempengaruhi besarnya laju reaksi. [1]

2. Grafik Orde Reaksi 1 Satu

Untuk orde satu, persamaan laju reaksi adalah : 

r = k[A]1

Persamaan reaksi orde satu merupakan persamaan linier berarti laju reaksi berbanding lurus terhadap konsentrasinya pereaksinya. Jika konsentrasi pereaksinya dinaikkan misalnya 4 kali, maka laju reaksi akan menjadi 41 atau 4 kali lebih besar. Grafiknya digambarkan seperti Gambar 2.
Orde Reaksi 1 Satu
Gambar 2. Grafik Hubungan kecepatan dengan konsentrasi (Orde Reaksi 1 (Satu)).
Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde satu, apabila besarnya laju reaksi berbanding lurus dengan besarnya konsentrasi pereaksi. Artinya, jika konsentrasi pereaksi dinaikkan dua kali semula, maka laju reaksi juga akan meningkat besarnya sebanyak (2)1 atau 2 kali semula juga. [1]

3. Grafik Orde Reaksi 2 Dua

Persamaan laju reaksi untuk reaksi orde dua adalah : 

r = k[A]2

Apabila suatu reaksi berorde dua terhadap suatu pereaksi berarti laju reaksi itu berubah secara kuadrat terhadap perubahan konsentrasinya. Apabila konsentrasi zat A dinaikkan misalnya 2 kali, maka laju reaksi akan menjadi 22 atau 4 kali lebih besar. Grafiknya digambarkan seperti Gambar 3.
Orde Reaksi 2 Dua
Gambar 3. Grafik Hubungan kecepatan dengan konsentrasi (Orde Reaksi 1 (Satu)).
Suatu reaksi dikatakan mempunyai orde dua, apabila besarnya laju reaksi merupakan pangkat dua dari peningkatan konsentrasi pereaksinya. Artinya, jika konsentrasi pereaksi dinaikkan 2 kali semula, maka laju reaksi akan meningkat sebesar (2)2 atau 4 kali semula. Apabila konsentrasi pereaksi dinaikkan 3 kali semula, maka laju reaksi akan menjadi (3)2 atau 9 kali semula. [1]

4. Orde Reaksi Negatif (-)

Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde negatif, apabila besarnya laju reaksi berbanding terbalik dengan konsentrasi pereaksi. Artinya, apabila konsentrasi pereaksi dinaikkan atau diperbesar, maka laju reaksi akan menjadi lebih kecil. [1]

Anda sekarang sudah mengetahui Orde Reaksi. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Kalsum, S., P. K. Devi, Masmiami, dan H. Syahrul. 2009. Kimia 2 : Kelas XI SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 294.

Referensi Lainnya :

[1] Utami, B. A. Nugroho C. Saputro, L. Mahardiani, S. Yamtinah, dan B. Mulyani. 2009. Kimia 2 : Untuk SMA/MA Kelas XI, Program Ilmu Alam. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 274.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.