Nafiun.com

Jurnal, Artikel Ilmiah, Referensi, Sains, Teknologi, Materi Pelajaran, Cerita Rakyat, Dongeng.

Tuesday, April 11, 2017

Aktivitas Senam Lantai : Gymnastic, Floor exercise, Neck spring, Hand spring, Voulting horse

Aktivitas Senam Lantai : Gymnastic, Floor exercise, Neck spring, Hand spring, Voulting horse - Para atlet senam menguasai dasar-dasar gerakan senam dan menggabungkannya menjadi gerakan yang indah. Gerak dasar senam sangatlah beragam dan dipelajari oleh pesenam profesional melalui latihan bertahun-tahun. Pada bab ini kita akan mempelajari rangkaian gerak senam lantai dengan bantuan teman serta tanpa menggunakan alat. Setelah mempelajari keterampilan rangkaian senam lantai tersebut diharapkan kalian dapat mempraktikkannya dengan percaya diri, kerja sama, tanggung jawab, dan menghargai teman. (Baca juga : Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi)

Beragam jenis aktivitas senam yang dapat kalian lakukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Latihan senam sebaiknya dilakukan dengan gerakan-gerakan dasar dan mudah dahulu, kemudian dilanjutkan ke gerakan yang lebih rumit dan sulit. Mintalah teman untuk membantu gerakan yang akan kalian lakukan serta pelajari materi berikut dengan cermat. (Baca juga : Permainan dan Olahraga 1, Bola Besar dan Kecil, Atletik, Pencak Silat)

A. Pengertian Senam


Istilah senam merupakan terjemahan dari bahasa Inggris, yaitu gymnastic atau gymnos dalam bahasa Yunani (Greek) yang artinya t*lanjang. Karena pada waktu itu (zaman kuno) melakukan senam dengan badan telanjang atau setengah telanjang. Sedangkan menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia bersenam adalah menggeliat atau meregang-regangkan anggota badan sehabis tidur. (Baca juga : Aktivitas Senam Ritmik : Ritmik, Ayunan, Lompat, Langkah)

Senam ketangkasan sering dikatakan dengan senam pertandingan atau senam artistik, karena bentuk-bentuk gerakannya harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam pertandingan baik mengenai sikap pada waktu akan melakukan, keindahan dan ketepatan, serta keseimbangan pada sikap akhirnya.

Senam ketangkasan dapat dilakukan tanpa alat dan dengan menggunakan alat. Senam ketangkasan yang dilakukan tanpa alat dinamakan senam lantai (floor exercise), sedangkan senam ketangkasan menggunakan alat dinamakan senam alat. Senam ketangkasan yang akan diuraikan dalam materi ini terutama senam lantai. (Baca juga : Aktivitas Air (Akuatik) I : Gaya dada, Gaya bebas, Gaya punggung, Gaya kupu-kupu, Loncat indah).

B. Senam Lantai dengan Bantuan Teman


Sebelum melakukan rangkaian gerakan senam lantai, terlebih dahulu harus menguasai gerakan dasar senam lantai yang benar, agar waktu melakukan serangkaian gerakan dapat berjalan lancar. Gerakan senam lantai pada umumnya sebagai berikut.

1. Guling depan dan guling belakang
2. Berdiri dengan tangan (handstand)
3. Lenting tengkuk dan lenting kepala

Manfaat Khusus Berjungkir Balik

Manfaat dari melakukan gerakan senam khususnya pada senam ketangkasan dengan cara berjungkir balik, seperti gerakan roll dan melenting sebagai berikut. 

1 . Berjungkir balik mengembangkan koordinasi dan kepekaan terhadap waktu.
2. Berjungkir balik meningkatkan ketangkasan dan kelenturan tubuh.
3. Menambah kekuatan otot kaki karena berlari merupakan hal yang mutlak perlu.
4. Dengan mempelajari gerakan berjungkir balik yang lebih sulit, maka semangat dan keberanian akan berkembang.
5. Meningkatkan kemampuan mengendalikan tubuh.
6. Berjungkir balik dengan benar diperlukan dalam cabang-cabang olahraga lain.
7 . Karena berjungkir balik sebenarnya merupakan gerakan alami, maka ia memberikan kesenangan dan kenikmatan tersendiri. (Baca juga : Aktivitas Penjelajahan dan Penyelamatan di Pantai, Makanan Sehat)

1. Guling Depan (Forward Roll) dan Guling Belakang (Back Roll)

a. Guling depan

Cara memberikan bantuan guling depan sebagai berikut.

1) Pembantu berdiri pada salah satu lutut (kanan), kaki yang lain (kiri) diletakkan sedemikian rupa sehingga membantu kekuatan dan keseimbangan.
2) Tangan kanan penolong memegang tengkuk, sedangkan tangan kiri membantu mendorong paha atau pinggul siswa.
3) Pada waktu badan berguling, si penolong mengangkat pundaknya agar kepala bagian belakang peserta yang melakukan tidak menyentuh matras.
Bantuan guling depan
Gambar 1. Bantuan guling depan.
b. Guling belakang

Cara memberikan bantuan guling belakang sebagai berikut.

1) Penolong menopang dan mendorong pinggang peserta berguling ke belakang dan membawanya ke arah guling.
2) Penolong mengangkat panggul peserta dan membawanya ke arah guling ke belakang.
Bantuan guling belakang
Gambar 2. Bantuan guling belakang.
2. Berdiri dengan Tangan (Handstand)

Gerakan handstand ini dilakukan untuk memudahkan melakukan gerakan lenting tengkuk atau kepala. Latihan handstand untuk pertama kali perlu dilakukan dengan berbagai bentuk orientasi gerak yang mengarahkan pesenam pada kesadaran dan membiasakan penggunaan kedua tangan dan lengannya sebagai tumpuan. Agar tumpuan tersebut kuat, kedua lengan harus seimbang. Bengkok sedikit saja akan menyebabkan badan kehilangan tumpuan. (Baca juga : Hidup Sehat Tanpa Narkoba, Zat Adiktif, Psikotropika)

Beberapa bentuk latihan orientasi gerak untuk menuju sikap handstand sebagai berikut.

a. Latihan lompat kelinci di lantai, berusaha mengangkat kaki lebih tinggi.
b. Bersandar ke tembok, cobalah naik ke sikap handstand dengan merayap.
c. Menghadap ke tembok, latihan handstand dengan sikap awal yang sebenarnya. Satu kaki dilempar terlebih dahulu, disusul kaki yang lainnya. Kedua tangan dekat ke tembok.
d. Dengan bantuan teman, yaitu pada saat kaki diangkat lurus ke atas pembantu segera memegang kedua kaki atau memegang panggulnya.
Latihan handstand
Gambar 3. Latihan handstand.
3. Lenting Tengkuk (Neck Spring) dan Lenting Kepala (Head Spring)

Untuk melatih keterampilan lenting, baik lenting tengkuk maupun lenting kepala diperlukan langkah-langkah yang hampir sama yaitu dimulai dengan latihan orientasi untuk membiasakan badan melenting lewat tenaga lecutan kaki. Hal ini bisa dilakukan dalam banyak cara seperti terlihat pada latihan berikut ini.

a. Dengan bantuan kawan naik ke posisi headstand.
b. Melenting berdiri dari posisi duduk bersandar.
c. Dengan bantuan dua orang kawan melakukan latihan lentingan sendiri.
d. Dari posisi yang lebih tinggi mendarat di tempat yang lebih rendah.

Perhatikan gambar di bawah ini!

Cara memberikan bantuan saat melakukan lenting
Gambar 4. Cara memberikan bantuan saat melakukan lenting.
Latihan lenting kepala
Gambar 5. Latihan lenting kepala.


C. Rangkaian Senam Lantai Tanpa Alat


Rangkaian gerakan adalah gabungan gerakan yang dilakukan secara berurutan atau berkelanjutan tanpa adanya waktu untuk berhenti selama melakukan gerakan tersebut. (Baca juga : Permainan dan Olahraga II : Bola Besar dan Kecil, Sepak Bola, Voli, Basket, Tenis Meja, Softball, Atletik, Pencak Silat)

Latihan rangkaian senam lantai dilakukan setelah bentuk-bentuk keterampilan seperti yang telah dikemukakan di depan (guling depan, guling belakang, handstand, lenting tengkuk/kepala) telah dikuasai dengan benar. Gerakan rangkaian senam lantai tanpa alat meliputi berikut ini.

1. Rangkaian Gerakan Guling Depan dan Lenting Tengkuk/Kepala

Cara melakukan gerakan guling depan dan lenting tengkuk/kepala sebagai berikut.

a. Melakukan guling depan dengan cepat.
b. Ketika posisi akhir guling tercapai, lanjutkan gerakan ke depan dengan memberikan loncatan agak ke depan.
c. Saat tangan dan kepala menumpu, segera lecutkan kaki dan mendarat dengan kedua kaki. (Baca juga : Aktivitas Penjelajahan Gunung : Backpacking, Camping, Hill craft, Hiking, Mountaineering, Rock climbing)

Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini!
Rangkaian guling depan dilanjutkan lenting tengkuk/kepala
Gambar 6. Rangkaian guling depan dilanjutkan lenting tengkuk/kepala

2. Rangkaian Gerakan Guling Belakang dan Guling Belakang Tungkai Lurus

Cara melakukan rangkaian gerakan guling belakang dan guling belakang tungkai lurus sebagai berikut.
Rangkaian guling belakang dilanjutkan guling belakang tungkai lurus
Gambar 7. Rangkaian guling belakang dilanjutkan guling belakang tungkai lurus.

a. Melakukan guling belakang dengan cepat.
b. Ketika posisi akhir guling tercapai, lanjutkan gerakan dengan berdiri kemudian melakukan gerakan guling belakang tungkai lurus.
c. Gerakan akhir yaitu sikap berdiri menghadap matras. (Baca juga : Aktivitas Air (Akuatik) II : Aktivitas akuatik, Keterampilan, Renang gaya dada dan gaya miring)

3. Rangkaian Gerakan Kayang dan Handstand

Cara melakukan rangkaian gerakan kayang dan handstand sebagai berikut.
Rangkaian gerakan kayang dilanjutkan handstand
gambar 8. Rangkaian gerakan kayang dilanjutkan handstand.

a. Melakukan gerakan kayang.
b. Setelah gerakan kayang sempurna, angkat kedua kaki lurus ke atas dengan bertumpu pada kedua tangan. (Baca juga : Aktivitas Senam Ritmik II : Gerak dan irama, Keluwesan, Estetika, Koordinasi gerak)

Latihan

1. Apakah pengertian senam?
2. Sebutkan bermacam-macam senam ketangkasan tanpa menggunakan alat!
3. Jelaskan cara memberikan bantuan dalam melakukan gerakan guling depan! (Baca juga : Aktivitas Senam Artistik II : Handstand, Tiger sprong, Balance)

Tugas

1. Praktikkan latihan guling depan dan guling belakang dengan bantuan!
2. Praktikkan rangkaian gerakan guling depan dan lenting tengkuk/lenting kepala!
3. Praktikkan rangkaian gerakan kayang dan handstand!


1. Istilah senam merupakan terjemahan dari bahasa Inggris, yaitu gymnastic atau gymnos dalam bahasa Yunani (Greek) yang artinya telanjang.
2. Senam ketangkasan dapat dilakukan tanpa alat dan dengan menggunakan alat. Senam ketangkasan yang dilakukan tanpa alat dinamakan senam lantai (floor exercise), sedangkan senam ketangkasan dengan menggunakan alat dinamakan senam alat.
3. Beberapa bentuk latihan orientasi gerak untuk menuju sikap handstand sebagai berikut.

a. Latihan lompat kelinci di lantai, berusaha mengangkat kaki lebih tinggi.
b. Bersandar ke tembok, cobalah naik ke sikap handstand dengan merayap.
c. Menghadap ke tembok, latihan handstand dengan sikap awal yang sebenarnya, satu kaki dilempar terlebih dahulu, disusul kaki yang lainnya. Kedua tangan dekat ke tembok.
d. Dengan bantuan teman, yaitu pada saat kaki diangkat lurus ke atas penolong segera memegang kedua kaki atau memegang panggulnya.

4. Beberapa bentuk latihan lenting tengkuk dan lenting kepala sebagai berikut.

a. Dengan bantuan kawan naik ke posisi handstand.
b. Melenting berdiri dari posisi duduk bersandar.
c. Dengan bantuan dua orang kawan melakukan latihan lentingan sendiri.
d. Dari posisi yang lebih tinggi mendarat di tempat yang lebih rendah.

5. Rangkaian gerakan kayang dan handstand. Cara melakukannya sebagai berikut.

a. Melakukan gerakan kayang.
b. Setelah gerakan kayang sempurna, angkat kedua kaki lurus ke atas dengan bertumpu pada kedua tangan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Aktivitas Senam Lantai : Gymnastic, Floor exercise, Neck spring, Hand spring, Voulting horse

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.